Tim Kejari Bangka Barat Turun Ke Hutan Lindung Pantai Bembang, Ada Apa??

BERITA, BABELAKTUAL – Belakangan ini Kejaksaan Agung tengah getol getolnya mengusut kasus dugaan korupsi tata niaga pertimahan di Bangka Belitung.

Bahkan tercatat, sejumlah kolektor pasir timah ilegal dan bos smelter swasta di Bangka Belitung, telah diperiksa oleh tim dari Jampidsus Kejagung RI terkait karut marut tata niaga pertimahan tersebut.

Tak hanya soal karut marut tata niaga pertimahan yang menjadi sorotan, namun kasus dugaan korupsi perusakan Hutan Lindung (HL) juga jadi atensi Kejagung dan jajaran.

Bacaan Lainnya

Terbukti, belum lama ini kasus dugaan korupsi perusakan Hutan Lindung akibat tambang ilegal di kawasan Pantai Bubus, Desa Bantam Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, begulir ditangan Kejati Bangka Belitung.

Selain di Kabupaten Bangka, kabarnya kasus dugaan korupsi perusakan Hutan Lindung akibat tambang ilegal di kawasan Pantai Bembang Dusun Pebuar, Desa Sungaibuluh, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, tengah di bidik korps Adhyaksa tersebut.

Bahkan belum lama ini, tim Kejaksaan Negeri Bangka Barat, konon katanya turun ke lokasi yang dulunya menjadi salah satu titik program penghijauan pemerintah Provinsi Bangka Belitung tersebut.

Kabar turunnya tim Kejaksaan ke lokasi tambang tersebut dibenarkan Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Babar, Johan Ciptadi.

Hanya saja, Johan enggan berkomentar lebih jauh terkait turunnya tim Kejari ke lokasi tambang ilegal Pantai Bembang tersebut. Menurutnya, kedatangan tim hanya pengenalan wilayah dan sebatas Tour of Area (pindah wilayah kerja) semata.

“Tour of area aja, pengenalan wilayah aja. Banyak wilayah bangka barat yang belum kita datangi. Kalau timnya rekan rekan internal aja,” kata Johan kepada Babelaktual.com jaringan belum lama ini.

Alat Berat dan Tambang Ilegal Angkat Kaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *